Tuhan, adalah judul puisi Saya di tahun 2008 yang mengantarkan Saya terjun bebas ke dunia Jurnalistik. April 2008, pertama kali menginjakka...

Dari P'Mails hingga KlikPositif

Tuhan, adalah judul puisi Saya di tahun 2008 yang mengantarkan Saya terjun bebas ke dunia Jurnalistik.

April 2008, pertama kali menginjakkan kaki ke Ibukota Sumatra Barat, Padang sendiri. Itulah awal mula hingga saat ini Saya masih menekuni dunia jurnalistik yang seperti candu tidak berkesudahan.

Saya mengenal 5 W + 1 H dari orang-orang luar biasa, sebut saja Om KW (Yusrizal KW), Abi Firdaus, dan Bang On (S.Metron). Mereka mengajarkan What, Who, Where, When, Why, dan How.

Tapi itu tidak lepas dari peran Guru Bahasa Indonesia Pak Mukhlis Kani dan Kepala SMAN 3 Payakumbuh (alm) Pak Resnulius. Beliau mendorong Saya untuk maju dan terus menggapai keinginan. Meskipun dari sudut kota kecil, tapi dukungan beliau sangat berarti.

Ya, itulah awal mula Saya menjalani hari dengan bertanya, bertemu orang baru, menelusuri lorong-lorong, menyusuri jalanan kota, hingga menembus hutan belantara.

#P'MAILS
Padang Media Intelektual Siswa, sebuah suplemen Koran Padang Ekspres pada waktu itu. Terbit tiap hari Minggu dan menjadi bonus bagi pelanggan Padang Ekspres yang membeli koran.

Berisikan informasi sekolah, siswa, dan kegiatan dunia pendidikan melalui goresan pena dan rangkaian kata-kata 'reporter sekolah'.

April 2008 hingga Januari 2009 adalah hari-hari penting yang membuat Saya sampai dihari ini. Tanpa mereka (guru dan mentor saya) dan kawan-kawan di P'Mails (Borry, Kak Ria, Kak Nilna, Kak Ophie, Kak Icha, Fresti, Dodi, Amel, Ocha, Lily, Reyhana, dll) mungkin Saya hanya menjadi siswa biasa di salah satu dari 19 kabupaten/kota di Sumbar.

Terimakasih, P'Mails.

#PASS Radio
Tempat kedua yang menyalurkan virus broadcast dan membuat Saya berani berbicara. Tanpa bertemu orang dan hanya berbicara sendiri ditemani mesin, layar, mixer, mic dan bertemu orang-orang lewat suara menjadi pengalaman tersendiri.

Meskipun hanya sebentar, tapi kenangan di Radio menjadi cerita-cerita di masa nanti.

#IniOke.Com
Media Online Generasi Muda yang memperkenalkan dunia digital bagi Saya yang awalnya menggantung pena dan lari.
Cukup lama di sini, 2010-2015 adalah pembelajaran paling berharga dalam perjalanan Saya di dunia Jurnalistik.

Om KW, Bang Yono, Kak Ria, Kak Ophie, Kak Nilna, Awin dan kawan-kawan yang pernah singgah membuat gairah kembali merekah. Kota demi kota Saya lalui dan menghabiskan perjalanan Indah di setiap sudut kota.

Tapi, Saya harus meninggalkan ini semua. Untuk terus berjuang melanjutkan perjalanan hingga kembali ke Media yang menyuntikkan virus Jurnalistik saat Saya masih SMA, ya Padang Ekspres.

#Harian Padang Ekspres
Saya kembali lagi tapi dalam situasi berbeda. Tidak lagi 'Reporter Sekolah' tapi telah menjadi 'Reporter (tidak) Sekolah' hehe.

2015 awal, Saya tercatat sebagai Jurnalis di salah satu media jejaring dari Jawa Pos. Bertugas di Ibukota membuat Saya kembali turun ke jalanan, blusukan ke pasar, dan masuki kantor-kantor.

Bertemu dengan orang-orang hebat di keredaksian saat itu, (maaf tidak bisa menyebutkan namanya satu persatu. Nanti ada yang kelupaan bisa celaka) heheh.

Mereka menempa dan mendidik secara nyata 5W+1H. Terimakasih Padang Ekspres, menjadi media yang telah membuat Saya mengenal 'dunia'.

#SudutPayakumbuh
Media Sosial Independen Kreatif yang Saya persiapkan menjadi media masa depan.
Tulisan tentang #SudutPayakumbuh sepertinya bisa membaca di tulisan Saya sebelumnya 🙌

#KlikPositif
Media Generasi Positif, media online kedua yang menjadi sarana bagi Saya terus mendalami dunia media. Ya, hingga saat ini, Saya masih berada di sana dan masih terus belajar, belajar, serta belajar.

Tepat 2018 ini, satu dasawarsa bagi Saya masuk dalam lingkaran 5W+1H.

Ade Suhendra - 2018

0 comments: