“Sanitasi dan Air Bersih” Indonesia terus menggenjot upaya pemerataan sanitasi di seluruh Indonesia. Selama ini, akses masyarakat terhad...

Lomba Karya Jurnalistik Artikel dan Foto bagi Pers Mahasiswa serta Blogger “Sanitasi dan Air Bersih”

“Sanitasi dan Air Bersih”
Indonesia terus menggenjot upaya pemerataan sanitasi di seluruh Indonesia. Selama ini, akses masyarakat terhadap sanitasi sangat minim. Masih banyak ditemukan masyarakat yang belum mendapatkan layanan minimal sanitasi. Indonesia meletakan target awal pencapaian program ini pada 2019. Butuh Rp 273 triliun, untuk universal access sanitasi di Indonesia, demi mencapai target 100 persen akses sanitasi pada 2030 sesuai program pembangunan berkelanjutan atau sustainable developmenet goals (SDGs). Tiga program sanitasi di Indonesia adalah pengolahan air limbah, sampah serta drainase. Program tersebut terbagi atas pemenuhan kebutuhan dasar, seperti  ayanan dan praktek dasar sederhana untuk kawasan kepadatan rendah dan daerah tingkat kerawanan sanitasi rendah.
Selain itu, pemenuhan standar pelayanan minimal dengan tersedianya sistem air limbang komunitas, kawasan dan kota besar, fasilitas penanganan, pengurangan dan pemanfaatan sampah.  Pemeintahpun telah membuat program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat untuk priode 2016-2019. Dalam  Target ke-10 MDGs yang sudah berakhir, targetnya adalah mengurangi hingga setengahnya jumlah penduduk yang tidak punya akses berkelanjutan pada air yang aman diminum dan sanitasi yang layak di tahun 2015.


Pemerintahpun, salah satu contohnya, adalah telah mengeluarkan Surat Edaran No 184 tahun 2015 tentang pendanaan untuk upaya pelayanan kesehatan preventif di provinsi dan  kab/kota. Dalam edaran tersebut, Kementerian Kesehatan meminta alokasi minimal 10 persen APBD untuk kesehatan, termasuk untuk peningkatan akses masyarakat terhadap air minum dan sanitasi, sebagai bagian dari tindakan preventif.
Isu ini, belum menjadi perhatian publik. Padahal, akses sanitasi sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat, kemiskinan, serta berbagai aspek sosial lainnya.  Diperlukan dana yang luar biasa besar untuk mencapai target tersebut.  Paling tidak, sektor swasta menjadi salah satu penyumbang dana atau program universal access sanitasi yang sudah diamantkan dana SDGs agar bisa tercapai.
Kebutuhan akan sanitasi adalah isu sehari-hari yang luput dari berbagai perbincangan publik Padahal, isu ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat kecil, menengah bahkan kaya sekalipun. Tengok saja, bagaimana masyarakat kecil harus mengeluarkan dana ekstra agar bisa mendapatkan air bersih, membuang sampah, atau bahkan drainase pemukinan yang tidak layak atau tidak ada untuk membuang air limbah rumah tangga.
Berbagai program dasar sanitasi dibangun oleh masyarakat secara mandiri ataupun lewat mekanisme CSR perusahaan swasta, seperti pengolahan sampah rumah tangga, penyediaan MCK komunal, pengolahan sampah plastik, serta berbagai upaya lainnya.  Pola masyarakat yang mandiri dalam mengolah sanitasi merupakan contoh yang baik dan bisa ditiru masyarakat lainnya yang selama ini minim terhadap akses sanitasi.
Dalam Festival media di Pekanbaru, Riau, 19 – 20 November 2016, AJI Indonesia bersama dengan Aqua-Danone Indonesia, mengajak para jurnalis kampus dan blogger untuk membuat karya jurnalistik berupa artikel dan foto dengan tema “Sanitasi dan Air Bersih”. Tujuannya adalah memberikan informasi yang lebih luas mengenai sanitasi dan air bersih bagi publik.

Syarat dan Ketentuan Lomba
1.Lomba dapat diikuti oleh pegiat media online yang dimiliki dan dikelola oleh pers mahasiswa seluruh Indonesia serta blogger.
2.Ada 4 kategori lomba:
a.Menulis Artikel bagi Pers Mahasiswa
b.Menulis Artikel bagi Blogger
c.Foto bagi Pers Mahasiswa
d.Foto bagi Blogger
3.Tema Lomba adalah SANITASI DAN AIR BERSIH. Artikel atau foto yang dapat memberikan inspirasi bagi yang membacanya untuk melakukan berbagai usaha pelestarian lingkungan. Referensi data www.aqua.com/aqualestari
4.Artikel maupun foto yang disertakan dalam lomba merupakan karya jurnalistik, bukan opini penulis, dan telah dipublikasikan di website atau blog masing-masing pada periode 1 Januari – 15 November 2016.
5.Karya harus sudah diterima panitia paling lambat 15 November 2016 pukul 16.00 WIB.
6.Penilaian akan dilakukan pada tanggal 16 November 2016 oleh Dewan Juri dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
  1. Karya yang sudah dikirim ke panitia tidak akan dikembalikan.
  2. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
  3. Untuk artikel, karya berbentuk feature jurnalistik, peserta harus mengirim link artikel beserta soft copy karya yang sudah dimuat dalam bentuk text.
  4. Untuk karya foto, karya berbentuk foto tunggal jurnalistik, peserta harus mengirimkan link foto dan dalam bentuk file digital berformat JPG (sisi panjang minimum 3000 pixel). Peserta harus mencantumkan nama, menyertakan judul dan caption foto.
  5. Dewan Juri akan memilih 5 karya dari setiap kategori sebagai nominasi pemenang untuk mendapatkan hadiah hiburan. Satu karya terbaik per kategori akan dipilih untuk menjadi pemenang.
  6. Seluruh karya yang terpilih dalam nominasi akan dipamerkan pada Festival Media AJI di Pekanbaru yang diselenggarakan tanggal 19 – 20 November 2016.
  7. Link artikel dan foto akan dicantumkan dalam website www.festival-media.aji.or.id untuk mendapatkan vote. Peserta bisa menyebarluaskan link tersebut agar karyanya dipilih sebagai favorit pembaca melalui media sosial (tweet dan facebook) dan mendapatkan hadiah hiburan.
  8. Tata cara mengikuti Lomba:
    1. Setiap karya yang akan diikutsertakan agar di-tag ke salah satu pilihan account sosial media di bawah ini:
      • @aqua_lestari dan @ajiindo
      • Instagram: aqualestari dan aji.indonesia
      • Facebook: aqualestari dan aliansijurnalis
    2. Kirimkan karya jurnalistik yang sudah di-tag menggunakan formulir download di sini ke Sekretariat AJI Indonesia melalui email award.aji@gmail.com, dengan subjek: Lomba Karya Jurnalistik Sanitasi dan Air Bersih Kategori Artikel PersMa/Artikel Blogger/Foto PersMa/Foto Blogger (pilih salah satu)
Hadiah
Study Trip ke Festival Media Pekanbaru
1 pemenang dari masing-masing kategori akan diundang dan difasilitasi (transport, akomodasi, dan meals) untuk mengikuti Festival Media AJI pada 19 – 20 November 2016, di Pekanbaru. Pemenang bisa mengikuti beragam workshop dan talkshow seputar media dan jurnalisme. Informasi selengkapnya bisa dilihat di www.fesmed.aji.or.id

0 comments: